bookmark_borderBisnis Dalam Dunia Perairan

Ketika kalian mendengar bisnis tentang perairan, maka sudah tidak akan asing lagi jika nantinya bisnis ini berbau dengan keberadaan makhluk hidup di dalam air seperti : Ikan – Cumi – Gurita – Kerang dan lain sebagainya. Tapi apakah akan berjalan jika kita bisnis dalam dunia perairan ini ?… Ingat jika ingin berbisnis jangan sekali kali mikir untuk gagal, tekadkan diri anda bahwa bisnis apapun yang akan anda jalankan pasti berhasil. 

Namun pernahkah terpikirkan oleh kalian, kira-kira jenis ikan apa saja yang benar-benar bisa dijadikan sebuah bisnis ? lalu apakah kalian tahu cara, syarat dan kebutuhan apa saja yang memang benar-benar diperlukan?…. Mari kita bahas disini semua hal itu pada bacaan yang tertera di bawah ini !

10 Cara Bisnis Ikan Lele di Kolam Terpal 

Bisnis ikan lele ini bisa kalian lakukan di rumah. Mulai dari membudidayakan, peluang usaha, prospek, dan bahkan analisa cara menjual nya. Budidaya ikan lele ini sangat memberi peluang bagi anda, karena pangsa pasar dan masyarakat telah mengetahui ikan lele ini. 

Jika peluang usaha ini sangat penting untuk perjalanan bisnis anda, maka anda harus benar benar jeli memilih usaha yang tepat untuk dijalankan secara langsung.

Peluang Usaha Ikan Lele

Bagi anda yang mempunyai atau tidak mempunyai pengalaman dalam bisnis ikan lele ini , disini akan dikasih tau cara agar kalian bisa memulai bisnis ikan lele ini :

Budidaya Ikan Lele

Dengan cara ini paling tepat untuk membuka peluang usaha ikan lele. Dengan budidaya ikan lele, anda akan lebih mengerti tentang potensi ikan lele dalam pangsa pasar . Ikan lele sangat mudah untuk dibudidayakan dan ikan lele juga tidak memerlukan begitu banyak air untuk hidup .

Modal yang anda keluarkan tidak banyak untuk hal ini, dan tentu nya ikan lele ini memiliki gizi tinggi dibandingkan ikan lain. Ikan lele juga dapat ditebar dengan benih yang banyak , karena ikan lele dapat hidup di air tawar dengan kuantitas sedikit . 

Menggunakan Kolam Terpal

Pasti jika kalian ingin membudidayakan ikan lele , mikir pakai apa yah nanti kolam untuk lele nya . Nah , kalian bisa menggunakan terpal untuk membudidayakan ikan lele ini , selain mudah dengan menggunakan terpal ini juga bisa membuat ikan lele terhindar dari pemangsa ikan yang lain . 

Teknik menggunakan terpal ini juga memiliki kelebihan yaitu :

  1. Lebih mudah mengatur volume dan ketinggian air
  2. Lebih hemat dari kolam semen
  3. Mudah membuatnya
  4. Bebas dari kontaminasi tanah dan ikan lebih bersih .

3. Tepat Memilih Benih Unggul

Dalam memilih benih yang tepat sangat penting dan berpengaruh potensi pada bisnis anda , memilih benih ikan lele yang ukurannya sama , gesit , agresif , dan warna yang cukup terang akan memberi hasil yang maksimal untuk peluang bisnis budidaya ikan lele kalian sendiri.

Maka dari itu kalian harus benar-benar jeli dalam memilih benih yang akan kalian beli untuk dibudidayakan di rumah karena, sayang kan kalo kita memilihnya secara ngasal atau se-kasihnya sama si penjual tersebut. 

4. Kualitas Air

Kalian sudah pasti tau yah kalau ikan lele tidak suka dengan air yang bersih, bukan berarti kita yang ingin budidaya ikan lele harus jorok karena ini. Sebab warna air yang bagus untuk ikan lele adalah warna hijau , dengan hidup di air yang berwarna hijau ini ikan lele akan berkembang dan warna ikan lele akan berubah menjadi merah , dan siap untuk kalian panen .

Tapi tetap yah kalian harus menjaga kebersihan air ikannya, agar ikan lele tetap akan berkembang dengan baik. Ikan lele bernafas melalui labirin , jadi tidak terlalu boros oksigen . dengan itu anda juga bisa memanfaatkan tanaman seperti eceng gondok untuk membuat keruh di bagian kolam , dan air juga tidak tercemar . 

5. Ketinggian Kolam Air

Jika anda memutuskan menggunakan terpal , anda juga harus mengontrol ketinggian air , sebab air dapat berkurang karena menguap dan diserap sinar matahari .

Memang berapa sih ketinggian air yang bagus untuk lele ? tinggi air yang baik untuk ikan lele yaitu : bulan pertama 20cm , masuk bulan kedua 40cm , dan masuk lagi bulan ketiga 80cm .

6. Pakan Ikan Lele

Pakan ikan lele adalah pelet atau sentrat ikan , kita bisa memberi makan ikan lele 3-4 kali dalam sehari , bisa anda kasih saat pagi – sore dan malam hari . Yah walaupun harga pakan lele agak mahal ini merupakan biaya produksi yang harus kita cari tau solusinya . 

7. Amankan Ikan Lele

Perlu diperhatikan kita harus menjaga keamanan ikan lele kita dengan cara memberi penghalang atau jaring dibagian kolam terpal . Karena jika kita tidak menjaga keamanan kolam ikan lele kita , maka bersiap untuk rugi karena kehilangan ikan lele kalian  yang dimakan oleh binatang lain seperti kucing atau burung .

8. Panen , Waktunya Bersyukur

Kalau sudah ada kata panen pasti kita merasa senang dan bangga bahwa kita bisa menjaga ikan kita sampai waktu nya panen . Tapi kalian harus tau umur ikan lele yang sudah siap untuk kita panen , umur yang biasa nya yaitu 90 hari atau sekitar 3 bulan . 

Kalian bisa memilih ikan lele yang menurut kalian cocok untuk dipanen dan sisanya bisa kalian budidayakan lagi , untuk perkilo ikan lele tidak selalu sama atau beda beda sesuai dengan ukuran ikan yang dipanen. 1 kilo ikan lele bisa isi 4 ikan lele atau ada juga yang lebih dari 4 ikan lele .

9. Target Pemasaran Ikan Lele

Saat anda sudah panen lele , anda juga harus tau kemana target pemasaran ikan lele anda akan dijual . Salah satu nya anda bisa jual di warung makan pecel lele , dengan harga perkilonya berapa atau bahkan anda juga bisa jual sendiri dirumah menawarkan kepada tetangga sekitar .

Atau anda juga menjual ke pasar dan juga bisa menjadi pemasok ikan lele yang dibutuhkan oleh restoran besar . Jika anda memiliki daya kreatif untuk mengolah makanan , ikan lele juga bisa kalian menjadi suatu makanan seperti abon lele , yah walaupun belum banyak orang yang ingin membuka peluang usaha dibidang tersebut . 

10. Promosi Ikan Lele

Dan yang terakhir adalah promosi ikan lele ., banyak cara yang bisa kita lakukan dalam melakukan sebuah promosi bisnis ikan lele ini . Bisa anda lakukan dengan cara memberi tahu pada saudara , tetangga , teman atau sahabat . Tidak hanya itu kalian juga lakukan promosi lewat media sosial , supaya anda juga bisa memberi tahu ke masyarakat luar yang rumah nya jauh dari anda , peluang seperti apapun harus kalian tempuh untuk bisnis ikan lele ini .

Demikian cara membudidayakan ikan lele yang bisa kalian lakukan dirumah semoga bisa menginspirasi kalian juga untuk bisnis ikan lele

bookmark_borderCara Budidaya Ikan Lele di Kolam Terpal

Budidaya ikan lele memang menjadi satu hal mata pencaharian yang banyak dilakukan oleh masyarakat di Indonesia. Hal ini bukan tanpa alasan, lele merupakan jenis ikan sering kali dikonsumsi banyak orang. Selain memiliki rasa yang lezat, ikan lele juga bisa dijual dengan harga yang cukup terjangkau sehingga tidak heran juga jika minat masyarakat akan produk ikan lele yang sangat tinggi.

Selain harganya yang murah dan mudah didapat, ikan lele mempunyai berbagai nutrisi baik bagi tubuh. Mulai dari protein, asam amino, asam lemak omega-3, zat besi, juga yodium. Bukan hanya itu, ikan lele juga mengandung berbagai vitamin yang dibutuhkan tubuh. Seperti vitamin A, D, B6, serta B12. Tidak salah jika ikan lele termasuk salah satu jenis makanan sehat yang dapat dikonsumsi sehari-hari. Dengan beberapa alasan tersebut, ternak lele menjadi salah satu jenis usaha yang memiliki masa depan bagus. Dengan tingginya minat masyarakat, tentu usaha ternak lele bisa laku keras di pasaran. Bagi yang tertarik, tentu kalian penasaran bagaimana cara budidaya lele dengan mudah yang dapat menghasilkan bibit berkualitas tinggi. Berikut diantaranya.

Menyiapkan Kolam

Cara budidaya lele pertama yang harus diperhatikan adalah mempersiapkan kolam yang akan dipakai. Dalam hal ini, kalian bisa menggunakan kolam tanah, kolam semen, maupun kolam buatan yang menggunakan terpal plastik. Usahakan kolam memiliki ukuran yang cukup lebar dan dalam agar lele tidak cepat mati karena kekurangan oksigen.

Setelah menyiapkan kolam yang telah berisi air, tunggu beberapa hari terlebih dahulu agar lumut pada kolam mulai terbentuk. Baru setelah itu, kalian bisa memasukkan bibit ikan lele ke dalamnya. Kegunaan lumut dan fitoplankton ini tidak lain untuk menjaga air tidak cepat keruh. Biasanya perlu menunggu sekitar 3–7 hari agar pembentukan lumut dapat terjadi dengan sempurna dan siap menjadi tempat hidup lele.

Memilih Bibit Unggul Ikan Lele

Cara budidaya ikan lele bagi pemula juga harus tahu betul jenis bibit yang berkualitas, supaya bisa menghasilkan ikan lele unggul. Umumnya, proses pencarian bibit lele berkualitas ini dapat dibeli langsung ke penjual benih ikan terpercaya, asalkan kalian mengenali ciri-ciri benih terbaik seperti ini.

  • Bibit lele jantan memiliki perut ramping dengan tulang kepala pipih, warnanya cenderung lebih gelap, gerakannya lincah serta bentuk kelamin yang runcing.
  • Bibit lele betina mempunyai ciri perut yang lebih besar dari punggungnya, ukuran kepala cembung, agak lambat gerakannya, dan kelaminnya berbentuk bulat.
  • Ukuran ideal bagi ikan lele bibit unggul ini sekitar 5-7 cm dan pastikan tidak ada cacat tubuh sedikit pun.
  • Kemudian, bibit ikan lele unggul akan sangat gesit atau agresif ketika diberi makanan karena mereka sangat dominan lincah.
  • Apabila sudah mendapatkan bibit ikan lele unggul, selanjutnya tebar benih-benih tersebut pada kolam yang sudah dipersiapkan sebelumnya.

Dikarenakan benih lele ini masih sangat sensitif, maka menyebarnya jangan sembarangan. Pastikan suhu dari tempat asalnya dengan kolam ternak sama. Jika bibit lele sudah bisa menyesuaikan diri dengan tempat barunya, tinggal tunggu satu hari untuk diberi suplemen ikan dengan dosis 5 ml/m3. Fungsi dari suplemen ikan lele ini membantu pembentukan sistem kekebalan tubuh yang baik dan sehat, sehingga tidak mudah sakit.

Perhatikan Waktu yang Baik untuk Menebar Bibit

Cara budidaya lele yang harus dilakukan berikutnya adalah memperhatikan waktu yang baik untuk menebar bibit. Dalam hal ini, kalian bisa menggunakan ember yang diisi bibit lele sebagian. Kemudian, masukkan ember ke dalam kolam perlahan hingga bibit lele dapat keluar dengan sendirinya.

Hindari memasukkan bibit lele secara bersamaan ke dalam kolam. Sebab hal ini dapat membuat lele menjadi stres dan berujung mati. Waktu yang baik untuk menebar bibit lele adalah pagi atau malam hati. Di waktu ini biasanya lele akan lebih tenang dan stabil sehingga aman jika dilakukan pemindahan pada kolam.

Pisahkan Ukuran Lele

Cara budidaya lele dengan baik dan mudah juga harus memisahkan ukuran lele. Kalian perlu memisahkan ikan lele menurut ukuran tubuhnya. Terutama ikan lele dengan tubuh kecil dipisahkan dari ikan lele yang sudah dewasa.

Hal ini penting dilakukan agar ikan lele dewasa tidak menyakiti ikan lele kecil. Cara ini biasanya dilakukan setelah bibit lele berusia 20 hari di dalam kolam. Ini menjadi salah satu cara yang perlu dilakukan untuk menjaga kualitas lele tetap baik.

Perhatikan Kedalaman Kolam dan Kualitas Air

Cara budidaya lele berikutnya juga perlu memperhatikan ke dalam kolam dan kualitas air dengan baik. Meskipun lele bertahan hidup pada lingkungan air yang berlumut, namun kalian tetap perlu memperhatikan sumber air yang digunakan untuk mengisi tetap jernih. Maksudnya bukan berasal dari sumber air yang terkena limbah.

Selain itu, kedalaman kolam untuk ikan lele sebaiknya dibuat dengan ukuran 20 cm. Kemudian, pada bulan kedua ditambah menjadi 40 cm, dan bulan ketiga menjadi 80 cm. Kalian juga bisa menambahkan tanaman air pada kolam agar lebih teduh dan ikan tidak kepanasan. Selain itu, menambahkan tanaman air pada kolam lele juga berguna untuk menyerap racun sehingga air kolam tetap sehat untuk ditinggali.

Pilih Pakan Lele yang Bagus

Cara budidaya lele selanjutnya adalah dengan memilih pakan lele yang baik. Pilih pakan yang mengandung nutrisi baik, misalnya bisa menggunakan pakan jenis sentrat 781-1. Makanan ini dapat diberikan setiap pagi, sore, dan malam hari. Di samping itu, kalian juga bisa menambahkan jam makan bagi ikan lele sesuai kebutuhan.

Perkembangbiakan 

Dalam proses membudidayakan ikan lele, peternaknya harus teliti dan perhatikan betul apabila mengetahui ada lele yang sudah siap dikawinkan. Ciri dari ikan lele yang matang bisa dilihat dari kelaminnya. Untuk lele betina yaitu kuning dan lele jantan merah.

Setelah layak dikawinkan, sel telur ikan lele yang sudah dibuahi akan mulai terlihat setelah 24 jam. Sel telur itu akan menempel pada bagian sarang. Telur-telur ikan lele ini nantinya akan menetas sendiri dan siap menjadi anak lele untuk dipisahkan ke tempat khusus supaya benih baru lahir tidak stres atau mati.

Panen Lele Setelah 3 Bulan

Cara budidaya lele yang terakhir adalah aktivitas panen dapat dilakukan setelah 3 bulan penangkaran. Setelah 3 bulan dari penyebaran bibit, ikan lele sudah tumbuh semakin besar dan siap untuk dipanen. Setelah dipanen, kalian bisa menggunakan kolam untuk penebaran bibit kembali.

Namun sebaiknya bersihkan kolam terlebih dahulu sebelum melakukan penyebaran bibit. Selain itu, pastikan pula tidak ada ikan lele yang tersisa sebelum bibit lele baru disebarkan ke dalam kolam.

Cara budidaya ikan lele bagi pemula seperti di atas ini bisa diterapkan kapan saja, kuncinya yaitu telaten supaya hasil yang didapat maksimal.